Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Bencana AlamBeritaDaerahNasionalPolitikpublicUncategorized

Diprediksi Ribuan Orang Turun, Aksi Tuntut RUU Perampasan Aset & Hukuman Mati Koruptor Digelar di DPR–MPR RI Besok

×

Diprediksi Ribuan Orang Turun, Aksi Tuntut RUU Perampasan Aset & Hukuman Mati Koruptor Digelar di DPR–MPR RI Besok

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MikeMediaIndonesia.com, Jakarta — Gabungan elemen masyarakat, mahasiswa, dan organisasi lintas daerah bersiap menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR–MPR RI, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Aksi yang menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset serta hukuman mati bagi koruptor ini direncanakan berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan dan deteksi dini, massa akan berkumpul di dua titik, yakni kawasan Senayan Park dan TVRI, sebelum melakukan long march menuju Gedung DPR–MPR RI. Kegiatan direncanakan berlangsung pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, dengan perkiraan jam kerawanan puncak terjadi pada pukul 11.00 hingga 15.00 WIB. Titik evakuasi disiapkan di Jalan Moestopo.

Kelompok inti yang teridentifikasi turun antara lain Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (AMPB), ARIB, serta ADBR/GEMPAR berjumlah sekitar 300 orang. Elemen pendukung lainnya berasal dari berbagai organisasi masyarakat dan mahasiswa dari wilayah Pati, Blora, Pandeglang, serta kampus-kampus di Jakarta. Secara keseluruhan, total potensi peserta diprediksi mencapai antara 2.000 hingga 3.000 orang lebih.

“Tuntutan utama kami adalah segera disahkannya RUU Perampasan Aset, pemberlakuan hukuman mati bagi koruptor, pemberantasan korupsi secara menyeluruh, penegakan supremasi sipil dan demokrasi, serta penolakan terhadap militerisme,” demikian pernyataan tertulis penyelenggara.

Konsolidasi elemen telah berjalan sejak 24 hingga 25 Agustus, diikuti konferensi pers pada 26 Agustus untuk memperkuat narasi dan rasionalisasi tuntutan. Hal ini menunjukkan persiapan yang matang dan terorganisir. Skenario yang paling mungkin terjadi adalah aksi membesar namun tetap terkendali, dengan kemungkinan lonjakan jumlah peserta apabila narasi di media sosial menyebar luas.

Kepolisian melalui Polda Metro Jaya telah menyiapkan langkah pengamanan menyeluruh. “Kami telah melakukan pemetaan elemen, penempatan pasukan, serta koordinasi lintas satuan termasuk dengan TNI dan pemerintah daerah. Prinsip pengamanan yang diterapkan adalah presisi, siap mengamankan aksi damai,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam.

Pihak berwenang juga telah menyiapkan pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas di kawasan Senayan, Senayan Park, TVRI, dan sekitar DPR–MPR RI. Masyarakat diimbau mewaspadai potensi penyebaran disinformasi dan hoaks yang berpotensi memperkeruh suasana, serta memantau perkembangan situasi melalui saluran resmi. Pihak kepolisian terus memantau perkembangan hingga puncak aksi berlangsung. (AB)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *