MikeMediaIndonesia.com, Tahuna, Sangihe – Menjaga generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut menguat dalam Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) yang digelar di Bunaken Ballroom Hotel Tahuna Beach, Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kamis (27/8/2026).
Pada kegiatan tersebut, Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin, S.T., M.I.P. hadir bersama unsur pemerintah daerah, TNI AL, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri Tahuna dan Balai POM Kepulauan Sangihe.
Kehadiran Dandim menjadi wujud nyata dukungan Kodim 1301/Sangihe terhadap langkah preventif dalam melindungi masyarakat dari penyalahgunaan obat yang dapat mengancam kesehatan dan masa depan generasi muda.
Kepala Balai POM Kepulauan Sangihe Christian Asprian Wijaya, S.Si., Apt., mengingatkan bahwa obat harus digunakan sesuai fungsi dan ketentuan medis. Pencegahan pun membutuhkan komunikasi, edukasi, koordinasi serta kolaborasi seluruh pihak.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menekankan bahwa penyalahgunaan obat bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan ketertiban sosial, keluarga dan kualitas sumber daya manusia.
Bagi Kodim 1301/Sangihe, upaya pencegahan harus dimulai dari kepedulian. Edukasi kepada masyarakat, perhatian terhadap generasi muda serta sinergi lintas sektor menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman.
“Cegah sejak dini, peduli terhadap lingkungan, dan bersama-sama lindungi generasi muda Sangihe dari penyalahgunaan obat.”
Melalui kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, Balai POM, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat, Sangihe diharapkan semakin kuat membangun generasi yang sehat, berkarakter, produktif dan bebas dari penyalahgunaan obat.
(MikeTowira*)

















