MikeMediaIndonesia.com, Tahuna, Sangihe – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Ake’u Banua Kabupaten Kepulauan Sangihe, Teguh Prahara Salainti telah menyiapkan langkah-langkah cerdas dalam menghadapi fenomena iklim global “El Nino” yang sudah berlangsung cukup lama di wilayah Indonesia.
Ketika ditemui di kantornya, Salainti mejelaskan beberapa hal yang merupakan langkah-langkah alternatif dan antisipastif terhadap dampak El Nino.
Menurut Salainti, fenomena ini sudah berlangsung cukup lama, kurang lebih 2 atau 3 bulan1 dan masih akan berlangsung. Sebagai perusahaan dengan tugas dan fungsi penyedia pasokan air bersih kepada masyarakat maka aktifitas kerja pun lebih ditingkatkan.
“Sejauh ini aktifitas kami masih normal, tetapi sebagai perusahaan penyedia layanan air minum dan air bersih, kami tetap mengawasi kondisi pasokan air bersih di wilayah Kepilauan Sangihe,” kata Salainti.
Salainti juga menjelaskan, untuk sekarang ini debit air sudah mulai mengalami penurunan sehingga pihaknya beruoaya semaksimal mungkin menyediakan layanan tambahan di wilayah-wilayah tertentu yang mengalami gangguan penyaluran atau distribusi air. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Kelurahan Soataloara.
“Mengingat hal itu, kami melakukan program pengantaran air atau distribusi air secara langsung di tangki, kemudian ada tong atau penampung berkapasitas 1.300 liter, itu kami tempatkan di tempat-tempat yang terdampak dan itu kami salurkan reguler setiap hari, sore maupun pagi, ” jelasnya.
Salainti juga menjelaskan, untuk wilayah cabang unit, pihaknya sudah melakukan modifikasi juga dari sistem pengambilan air, menambah pipa kurang lebih 10 ujung untuk menampung air.
“Bersyukur untuk Kota Tahuna, di pusat penampungan, debit airnya masih cukup baik, masih bisa mengakomodir meski debitnya sedikit berkurang. Dan secara keseluruhan kondisi air ita masih aman”.
Kondisi ini belum dapat dipatikan akan berlansung bepara lama, untuk itu, pihak Perumda Air Minum Ake’u Bahua melalui akun resminya di media sosial facebook mengajak masyarakat untuk sadang menggunakan air bersih. Gunakan air dengan bijak sesuai kebutuhan agar tidak terjadi krisis air bersih. Menggunakan air dengan baik, menyiapkan penampung air bersih, menutup kran-kran air yang bocor dan tidak membiarkannya mengalirterus-menerus.
(MikeTowira*)







